Terdapat enam
tanda utama kanker yang biasanya akan dimiliki oleh tumor ganas. Tumor jinak
biasanya memiliki beberapa tanda ini namun bila penanganan yang dilakukan tidak
optimal ataupun terlambat, maka tumor jinak dapat bertransformasi menjadi tumor
ganas dan memiliki keenam tanda utama kanker ini. Keenam tanda utama kanker ini
adalah menghasilkan sendiri sinyal pertumbuhan, insensitivitas terhadap sinyal
yang menghambat pertumbuhan, menghindari apoptosis, kemampuan replikasi tanpa
batas, angiogenesis berkelanjutan, dan kemampuan berinvasi dan metastasis.
Menghasilkan
sendiri sinyal pertumbuhan dapat terjadi dari beberapa proses ( perlu diketahui
bahwa proses-proses ini tidak harus terjadi secara keseluruhan ataupun
berkelanjutan, yang pasti adalah gangguan dari proses –proses ini dapat memicu
menghasilkan sinyal pertumbuhan) yaitu dari segi factor pertumbuhan, sel kanker
mampu menghasilkan PDGF dan TGF-α, yang mana kedua factor ini mampu merangsang
pertumbuhan dan proliferasi. Dari segi reseptor factor pertumbuhan, sel tumor
mengekspresikan lebih banyak reseptor factor pertumbuhan.
Dari
segi protein transduksi sinyal terjadi mutasi sehingga terjadinya inaktivasi
GTPase sehingga sinyal untuk pertumbuhan dan proliferasi dipancarkan terus
menerus kedalam nucleus. Dari segi factor transkripsi nucleus, pada sel normal
setelah mendapat sinyal protein transduksi sinyal akan memicu gen protoonkogen
mensintesis protein yang akan berikatan dengan DNA dan memicu aktifasi CDK. Sel
kanker yang mengalami mutasi menyebabkan gen protoonkogen dihasilkan tidak
berkurang ataupun berlebihan sehingga proliferasi terus berlanjut. Dari segi
siklin, sel tumor menghasilkan siklin yang berlebihan sehingga CDK terus
teraktivasi sehingga proliferasi terus berlanjut.
Insensitivitas
terhadap sinyal yang menghambat pertumbuhan, untuk mencegah proliferasi terjadi
terus menerus, tubuh kita memiliki rem yang dikenal dengan gen penekan tumor
yaitu RB. Gen RB akan mencegah sel berlanjut dari fase G1 ke fase S rem ini
akan dilepas bila terdapat sinyal pertumbuhan. Sel normal yang bertransformasi
menjadi sel kanker akan kehilangan fungsi gen RB ini sehingga proliferasi berlangsung
terus menerus. Hal ini karena adanya mutasi yang menyebabkan inaktivasi gen RB
ini, perlu diketahui bahwa gen RB ini bersifat dominan sehingga perlu adanya
mutasi inaktivasi gen RB dikedua alel baru gen ini menjadi inaktif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar