Anemia adalah salah
satu penyakit yang cukup banyak terjadi di Indonesia. Secara sederhana kita
dapat mengartikan anemia sebagai gangguan pada sel darah merah (eritrosit) baik
mengenai kualitas ataupun kuantitasnya. Masyarakat sering tidak mengetahui bahwa
anemia memiliki beberapa jenis, dan setiap jenisnya memerlukan penanganan yang
berbeda. Dengan mengetahui jenis-jenis anemia ini kita akan dapat mengetahui
penyebab dan melakukan tindakan pencegahan
Secara morfologi
(gambaran bentuk sel darah merah/eritrosit di mikroskop) anemia dapat dibagi
menjadi 3 kelompok utama. Klasifikasi/pembagian ini dibuat berdasarkan ukuran
sel eritrosit dan kecerahan warnanya saat dilihat di mikroskop. Kecerahan warna
eritrosit akan menunjukkan jumlah hemoglobin (Hb) yang dikandungnya. Istilah
yang digunakan untuk menyatakan ukuran eritrosit adalah makrositer (jika ukuran
eritrosit membesar), normositer (ukuran eritrositnya normal) dan mikrositer
(jika ukuran eritrositnya mengecil). Sedangkan untuk warna terdapat hiperkromik
(jumlah Hb meningkat),normokromik (jumlah Hb normal), dan hipokromik (jumlah Hb
menurun).
