Dalam kehidupan sehari-hari kasus hipersensitifitas
banyak terjadi di sekitar kita, hanya saja masyarakat sering hanya menganggap
bahwa hipersensitifitas hanya berupa alergi. Secara umum hipersensitifitas
didefinisikan sebagai peningkatan sensitifitas terhadap antigen yang pernah
terpajan sebelumnya. Hipersensitifitas dikelompokkan kedalam dua kelompok
besar. Pembagian dibagi berdasarkan waktu dan pembagian gell&coombs.
Menurut
waktunya hipersensitifitas dibagi menjadi hipersensitifitas cepat,
hipersensitifitas intermediet, hipersensitifitas lambat. Sedangkan berdasarkan
gell & coombs, hipersensitifitas dibagi menjadi hipersensitifitas tipe I,
hipersensitifitas tipe II, hipersensitifitas tipe III, dan hipersensitifitas
tipe IV. Hipersensitifitas tipe I terjadi akibat adanya ikatan antara allergen
dengan Ig E. tipe ini terbagi atas 3 fase, yakni fase sensitasi ( pembuatan
antibody ), fase aktivasi ( pelepasan mediator kimiawi ) dan fase efektor (
munculnya manifestasi klinis akibat mediator kimiawi ).
Hipersensitifitas
tipe II terjadi karena ikatan allergen dengan antibody Ig G ataupun Ig M.
ikatan antara kompleks ini akan memicu aktifasi komplemen. Komplemen yang
dihasilkan akan menyebabkan sel-sel lisis. Contoh dari reaksi ini adalah reaksi
transfuse, anemia hemolitik autoimun, reaksi rhesus. Hipersensitifitas tipe III
terjadi karena kesulitan saat pemfagositan ikatan antigen-antibodi. Seharusnya
ikatan ini akan difagosit untuk mencegah aktivasi makrofag yang berlebihan.
Karena
sulit dimusnahkan maka makrofag yang teraktifasi menjadi berlebihan sehingga
menyebabkan kerusakan jaringan. Hipersensitifitas tipe IV terjadi karena adanya
aktivitas sel T. sel Th akan mengaktifkan makrofag, makrofag yang diaktifasi berlebihan akan menimbulkan
kerusakan jaringan, contohnya adalah reaksi dermatitis kontak. Pengobatan
biasanya diberikan epinefrin dan steroid pada kondisi gawat-darurat dan
antihistamin diberikan pada kondisi ringan yang mana obat-obat ini akan
menghambat pelepasan atau perikatan histamine dengan reseptornya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar